Berita Lintas
sawitbaik

Musim Kering Berimbas Pada Produksi AAL



Musim Kering Berimbas Pada Produksi AAL

INFO SAWIT, JAKARTA –Usai melakukan RUPS Tahunan dan RUPS Luar Biasa di Jakarta, Senin, PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) memprediksi industri sawit akan mengalami perlambatan pada 2016 karena produksinya masih terkena imbas dari kekeringan yang terjadi selama kurang lebih empat bulan pada 2015."Di awal 2016 ini produksi kami masih megalami kesulitan," ujar Direktur Utama PT AAL Widya Wiryawan kepada InfoSAWIT.

Lebih lanjut Widy, belum berani untuk memprediksi besaran produksi sawit baik dalam bentuk minyak kelapa sawit mentah (CPO) maupun tandan buah segar (TBS) pada 2016.

Pada 2015, produksi TBS PT AAL tumbuh sekitar 0,7 persen menjadi 5,6 juta ton dari tahun 2014 sebanyak 5,56 juta ton. Sementara produksi CPO mencapai 1,74 ton.Pertumbuhan ini sedikit tersendat seiring dengan melemahnya prekonomian dunia dan turunnya harga komoditas kelapa sawit.Pada 2015, harga jual rata-rata CPO perseroan turun 15,8 persen dari Rp8.282 perkilogram menjadi Rp6.971.

Direktur Keuangan PT AAL, Rudy Chen mengatakan penurunan harga ditambah kenaikan biaya pinjaman disertai rugi selisih kurs karena kenaikan pinjaman utang membuat laba bersih perseroan anjlok lebih dari 70 persen.

Dari catatan laba sebesar Rp2,5 triliun pada 2014, PT AAL hanya meraup keuntungan Rp619,11 miliar pada tahun berikutnya atau turun 75,3%.

Pendapatan bersih perseroan juga turun 19,9% dari Rp16,31 triliun pada 2014 menjadi Rp 13,06 triliun pada 2015. Pendapatan terbesar berasal dari penjualan CPO dan turunannya yang menyumbang kontribusi Rp11,5 triliun atau 88,3 persen dari total keseluruhan. Kabarnya AAL di tahun 2016 bakal terus berupaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnisnya. (T2)