Berita Lintas
sawitbaik

Integrasi Sapi-Sawit Diterapkan PTPN VI



Integrasi Sapi-Sawit Diterapkan PTPN VI

INFO SAWIT, JAMBI- Pemerintah terus mengoptimalkan potensi lahan perkebunan milik pemerintah dengan mendorong BUMN untuk berusaha membuat terobosan. Salah satunya dengan melakukan pengembangan Integrasi Sapi-Sawit (ISS). Dan PTPN VI Jambi menjadi salah satu perusahaan perkebunan milik pemerintah yang telah menjalankan ISS.

Pemeliharaan sapi dilakukan dengan kandang koloni secara intensif melalui pendekatan zero waste yang memanfaatkan limbah sawit (daun, pelepah, bungkil inti sawit maupun lumpur sawit), sebagai pakan utama sapi. Proses penggemukkan dan pengembangbiakkannya mendapat pengawalan penuh dari para peneliti di Balitbangtan melalui penerapan berbagai inovasi teknologi.

Beberapa inovasi teknologi bidang peternakan yang diterapkan antara lain, teknologi penggemukan sapi melalui pemberian ransum pakan yang memanfaatkan limbah sawit, Model Kandang Komunal, Perkawinan Kelompok dan pembuatan ransum anak sapi lepas sapih, serta memanfaatkan limbah urin dan kotoran sapi sebagai pupuk kandang.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN VI, Achmad Nasulian Arifin, menjelaskan, pengembangan ISS dimulai sejak tahun 2012, dengan membeli 2.000 ekor sapi. Selanjutnya, kata Nasulian, sapi dikembangkan dengan komposisi, 70 persen setara 1.400 ekor untuk penggemukan dan 30 persen setara 600 ekor untuk pembiakan.

Dengan memanfaatkan gudang bekas pengolahan karet, sapi-sapi tersebut dipelihara secara intensif dengan pemberian pakan utama limbah sawit. "Pada Oktober 2014, seluruh sapi yang digemukkan sejumlah 1.400 ekor telah terjual habis, sedangkan hasil pembiakannya telah menjadi sapi dewasa 854 ekor dan sapi pedet sejumlah 261 ekor, sehingga total sampai April 2016 berjumlah 1.115 ekor," ungkap Nasulian, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, seperti tulis Jitunews.(T2)