Berita Lintas
sawitbaik

Jadi Jalur Pelayaran Hijau, Balikpapan Butuh Pembahasan Lanjutan



INFO SAWIT, SAMARINDA – Rencana penetapan pelabuhan Balikpapan sebagaijalur pelayaran internasional alias direct call masih butuh pembahasan lebih lanjut. Belum selesai masalah komoditi apa yang akan diekspor, membuat Pelindo IV perlu mendampingkan pemerintah dengan pengusaha lebih lanjut. Cangkang sawit yang didengungkan sebagai barang bawaan perdana nanti, kemungkinan bakal digantikan komoditas lain.

GM PT Pelindo IV Cabang Balikpapan M Subian menegaskan, pihaknya hanyalah sebagai media perantara antara pihak buyer dengan penjual dari Kalimantan. Khususnya pengusaha dari Kaltim. “Kami hanya sebagai jembatan saja. Ketentuan komoditas apa yang mau diekspor maupun impor tetap ada pada pembeli dan penjual. Namun, tetap perlu dibicarakan dengan pemerintah juga,” ungkap dia.

Dewan Penasihat Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kaltim Azmal Ridwan menjelaskan, cangkang sawit di Kaltim yang kini belum tersedia untuk diekspor, sebenarnya bisa digantikan dengan komoditas lainnya yang lebih pasti. Yakni, crude palm oil (CPO). “Dalam bisnis sawit lainnya yang berpotensi untuk diekspor adalah CPO. Sebab, CPO selalu menjadi kebutuhan dunia maupun dalam negeri,” tandas. (T2)