Kuala Lumpur – Malaysia, produsen kelapa sawit terbesar kedua di dunia mencanangkan implementasi program biodiesel B7 mulai bulan November 2014. Menteri Perindustrian Perkebunan dan Komoditas, Datuk Seri Douglas Uggah Embas, seperti dikutip New Street Times, menyatakan bahwa program B7 ini diharapkan dapat meningkatkan penggunaan biodiesel sebanyak 575 ribu ton, dan dapat menekan penggunaan bahan bakar diesel hingga 667,6 juta liter per tahun. (T4)
Biodiesel B7 Segera Diterapkan Malaysia
Berita Lintas |
03 November 2014 , 13:29 WIB |
Dibaca : 1.826 kali |
Penulis : Devi Eriya Ariyani
Berita Terkait
Lapisan Keras Penghambat Akar: Mengapa Spodosol Butuh Perlakuan Khusus?
18 February 2026 , 14:43 WIB
HLIB Tahan Proyeksi CPO di RM4.200 per Ton, Tunggu Kepastian Mandatori B50 Indonesia
14 February 2026 , 14:59 WIB
Minyak Sawit dan Kolesterol, Meluruskan Persepsi dengan Data
28 January 2026 , 09:21 WIB
Berita Rekomendasi
Biodiesel Sawit Berpotensi Signifikan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca
23 February 2026 , 07:33 WIB
Sawit Lebih Produktif Hasilkan Biodiesel Dibanding Kedelai
23 February 2026 , 07:28 WIB
Perkebunan Sawit Berperan dalam Penyerapan Karbon di Daerah Tropis
23 February 2026 , 07:22 WIB
Teknologi Lubang Besar: Strategi Agronomi untuk Sawit Berumur Panjang
18 February 2026 , 14:49 WIB
Menaklukkan Tanah “Sulit”: Tantangan Spodosol di Barito Timur
18 February 2026 , 14:40 WIB
Program Biodiesel Melaju, Industri Sawit Diminta Fokus Tingkatkan Produktivitas
14 February 2026 , 15:00 WIB
Narasi “4 Juta Hektare Sawit Ilegal” Perlu Diluruskan, Jangan Sampai Menyesatkan
14 February 2026 , 14:59 WIB
Tak Semua Gulma Musuh Sawit, Peneliti PPKS Ungkap Mana yang Harus Dikendalikan
07 February 2026 , 06:55 WIB










