Berita Lintas
sawitbaik

Indonesia Hanya Akui ISPO



Indonesia Hanya Akui ISPO

INFO SAWIT, JAKARTA - Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan, Indonesia tidak memerlukan standard selain Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) untuk perkebunan sawit berkelanjutan."Kita sudah punya ISPO. Jadi kita mengacu kepada standar kita," kata Amran usai Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Kamis, seperti kutip Inilah.com.

Protes terkait IPOP, kata Mentan Amran, kerap disuarakan petani kelapa sawit di sejumlah daerah setelah sawit yang mereka produksi ternyata ditolak oleh industri sawit yang menguasai pasar.

Lebih lanjut kata Amran, ISPO saat ini, didorong menjadi standar yang diterima secara internasional bersama dengan standar yang dikembangkan Malaysia, MSPO (Malaysian Sustainable Palm Oil).

Amran juga meminta agar kampanye hitam untuk kelapa sawit dihentikan, karena, ada 16 juta jiwa masyarakat yang bergantung secara langsung dengan usaha perkebunan sawit, dan jumlah tersebut dapat meningkat hingga 30 juta jiwa jika menghitung lapangan kerja tidak langsung."Orangutan harus kita perhatikan. Tapi orang benerannya juga diperhatikan," papar Mentan Amran.(T2)