INFO SAWIT, PALEMBANG - Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sumatera Selatan, Sumarjono Saragih mengatakan, bisnis kelapa sawit saat ini sedang terpuruk karena harga masih rendah dan usaha ini dinyatakan merusak lingkungan.
"Saat ini bisnis kepala sawit mengalami penurunan dibanding tahun-tahun sebelumnya karena pengaruh pasar dunia," kata dia, seperti dikutip dari Antara,di Palembang, Selasa.
Bahkan, lanjut Sumarjono, kelapa sawit tersebut sekarang ini dijadikan kambing hitam karena dinyatakan merusak lingkungan. Oleh karena itu bisnis kelapa sawit tersebut perlu diselamatkan, terutama oleh pengambil keputusan, seperti, pemerintah. "Apalagi sekarang ini, kita memasuki masyarakat ekonomi ASEAN sehingga persaingan pasar cukup ketat," ujar dia.
Dia mengatakan, sebenarnya potensi bisnis kelapa sawit cukup menjanjikan karena daerah ini mayoritas memilki perkebunan penghasil CPO itu. Selain itu, mayoritas petani masih mengadalkan kelapa sawit dalam meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat. Jadi, lanjut dia, dalam mengantisipasi semuanya itu, pihaknya terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang ada. (T2)







