Berita Lintas
sawitbaik

Pabrik di Dumai Hasilkan 600 ton Kategori Limbah B3



Pabrik di Dumai Hasilkan 600 ton Kategori Limbah B3

DUMAI, RIAU - Di Kota Dumai, Provinsi Riau, diperkirakan sekitar 600 ton limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dihasilkan oleh perusahaan. Keberadaan limbah B3 tersebut sangat meresahkan akhir-akhir ini karena masyarakat di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau, menggunakan limbah B3, jenis Spent Bleaching Earth (hasil bleaching CPO dengan tanah liat, red), serta Fly Ash dan Bottom Ash (hasil pembakaran batubara dengan cangkang sawit berupa debu halus, red), sebagai tanah timbun, dan bahan membuat batu bata meskipun beracun dan berbahaya.

Kepala Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Kota Dumai, Bambang Surianto menjelaskan, hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui kemana limbah B3 (spent bleaching earth, fly ash dan bottom ash) dibuang. "Seharusnya setelah dari tempat penyimpanan sementara, limbah tersebut dibawa oleh pengangkut limbah kepada pemanfaat atau penggunanya. Pemanfaat tersebut berada di Medan (Sumatera Utara) dan di Pulau Jawa. Kalau di Riau, perusahaan pemanfaat limbah B3 belum ada," kata Bambang. (T2)