INFO SAWIT, JAKARTA - Direktur EksekutifIndonesian Palm Oil Pledge (IPOP) Nurdiana Darus memastikan, management IPOP akan terus mendukung pemerintah dalam mengatasi masalah para petani sawit tanah air.
"Kami telah merancang program dan aksi nyata untuk menyelesaikan akar permasalahan mendasar yang dialami petani sawit. Solusi petama yang dibutuhkan adalah memetakan siapa dan kelompok pemangku kepentingan dan kapan upaya ini harus dilakukan," kata Nurdiana Darus, dalam keterangan tertulis, Rabu, seperti dikutip Jitunews.
Pasalnya, untuk mengidentifikasi dan memahami akar permasalahan yang dialami petani sawi, IPOP juga akan menentukan dukungannya untuk mengatasi permasalahan legal dan teknis, agar petani dapat mengimplementasikan praktik berkelanjutan di lapangan.
Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, semua penandatangan ikrar IPOP – Asian Agri, GAR, Wilmar, Cargill, Musim Mas dan Astra Argo Lestari sangat aktif dalam mengimplementasikan program pemberdayaan petani, baik plasma maupun swadaya yang secara kolektif berkontribusi terhadap 40% minyak sawit Indonesia.
Masing-masing perusahaan terus memberdayakan petani tersebut secara kolektif melalui program pemberdayaan dalam IPOP. Upaya kolektif ini, tentunya, akan membawa dampak yang lebih besar terhadap peningkatan produktivitas dan kapasitas petani di Indonesia," katanya. (T2)










