INFO SAWIT, JAKARTA –Saat ini petani merupakan aktor penting dalam industri kelapa sawit nasional.apalagi ari 10,46 juuta ha seitar 40% dikelola petani. Wajar jika kemudian petani memiliki peran penting dalam di industri kelapa awi nasional.
Namun demikan sayangnya, petani masih terkendala produktivitas yang rendah, sehingga walau perkebunan kelapa sawit yang dikelola petani cukup luas, hasilnya masih belum maksimal. Sebab itu kabarnya perusahaan yang tergabung dalam Indonesia Palm Oil Pledge (IPOP) bakal bekerjasama sebagai mitra guna mengimplementasikna program pemberdayaan petani. “Untuk menyelesaikan permasalahan nyata mereka dilapangan,” kata Direktur Eksekutif IPOP, Nurdiana Darus di Jakarta, belum lama ini.
Semisal yang sedang dilakukan di, berupa pemetaan petani independenserta penelitian untuk mengidentifikasi insentif yang dibutuhkan para petani untuk meningkatkanproduktivitas serta bertransisi menuju praktek berkelanjutandi Kalimantan Tengah, Riau, dan Sumatera Selatan.
Inisiatif ini kata Nurdiana, guna mendukung para anggota IPOP danmitra petani lainnya untuk membuat program yang efektif dalam memberdayakan petani kelapa sawit dengan didukung data dan informasi komprehensif. Setelahprosesidentifikasi dan pendataan, petani swadaya ini dapat mengakses berbagai program pemberdayaan sesuai dengan hasil penelitian,termasukpendampingandalam pembentukan institusi,pendampingan dalam hallegal,pelatihanpraktikbertaniberkelanjutanuntukbisamendapatkansertifikasi.
Selain itu,inisiatif inijuga bertujuan untuk mendukung pemerintah lokal dan nasional dalam mengimplementasikan program strategis mereka yang didesain untuk petani independen. “Melalui program pemberdayaan petani seperti ini, IPOP dan para anggota dapat mengetahui kondisi petani secara nyatadi lapangan,termasuk kebutuhan dan hambatan yang mereka alami,” katannya.(T2)










