INFO SAWIT, JAKARTA – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan, mendukung upaya moratorium perluasan lahan kelapa sawit. Untuk meningkatkan produktivitas, salah satunya dengan mendorong intensifikasi lahan kelapa sawit, terutama milik petani swadaya.
Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi di Jakarta, Rabu, mengatakan potensi kelapa sawit di wilayahnya cukup besar, yakni perkebunan besar mencapai 147.209 hektare (ha), lahan petani swadaya 57.735 ha, dan petani plasma 54.486 ha. Jika moratorium diberlakukan maka pihaknya mendorong agar peningkatan hasil dengan intensifikasi.
“Untuk intensifikasi tersebut kami berharap dukungan dari dana pungutan ekspor minyak sawit mentah atau CPO Fund guna membiayai peremajaan perkebunan kelapa sawit,” kata Beni.
Saat ini, Musi Banyuasi memproduksi 1,4 juta ton CPO tiap tahun yang sebagian untuk tujuan ekspor. Karena itu, dia menilai wajar bila Musi Banyuasin mendapatkan alokasi dana tersebut untuk kebutuhan peremajaan kelapa sawit.
“Kami berencana me-replanting 26.000 hektare lahan sawit milik petani selama periode 2017-2021. Sudah ada komunikasi dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit,” katanya.(T2)






