INFO SAWIT, RENGAT - Tahun ini, petani kelapa sawit mengalami masa trek terpanjang yakni selama 12 bulan. Karena, biasanya masa trek normal itu berlangsung selama enam bulan.
“Setelah bunga sebelumnya gagal jadi buah akibat musim kemarau panjang. Saat ini baru mulai berbunga dan menjelang dapat dipanen memakan waktu selama 12 bulan,” ujar Abadi salah seorang petani kelapa sawit di Kecamatan Rengat Barat, Selasa, seperti kutip Riaupos.
Menurutnya, dampak kemarau panjang beberapa waktu lalu membuat sebagian tanaman kelapa sawitnya tidak berbuah normal. Dari satu hamparan kebun kelapa sawitnya yakni seluas 4 hektare, hanya berbuah sepertiga dari lahan miliknya.
Sehingga setiap kali panen atau setiap 14 hari, hanya mampu menghasilkan sekitar 1 ton lebih. “Biasanya setiap kali panen, bisa menghasilkan mencapai sekitar 5 ton lebih,” ungkapnya.
Lebih jauh disampaikannya, jangka waktu kelapa sawit dari mulai berbunga hingga menjadi buah mencapai enam bulan. Kemudian dari buah hingga dapat dipanen mencapai selama enam bulan.
Makanya, dengan kondisi saat ini yang baru berbunga, baru akan bisa dipanen selama 12 bulan ke depan. “Tahun ini merupakan trek terpanjang selama berkebun kelapa sawit,” sebutnya.(T2)










