Berita Lintas
sawitbaik

Keberlangsungan Industri Kosmetik Tergantung dari Minyak Sawit



Keberlangsungan Industri Kosmetik Tergantung dari Minyak Sawit

INFO SAWIT, JAKARTA - Beberapa tahun terakhir, kesadaran konsumen terhadap perlindungan lingkungan kian meningkat. Kondisi demikian membuka peluang bagi produk berbasis sawit sebagai bahan bakku di industri kosmetik.

Selama beberapa tahun terakhir, produk kosmetik alami telah membanjiri pasar kosmetik dan menggantikan produksi berbasis sintetik. Perubahan ini terutama disebabkan peningkatan kesadaran konsumen terhadap perlindungan lingkungan. Tren alami ini telah membuka peluang bagi industri kelapa sawit menjadi sumber bahan baku untuk industri kosmetik. Saat ini, oleokimia berbasis sawit seperti gliserin, fatty alcohol, lemak ester, dan lemak amina digunakan secara luas dalam kosmetik dan formulasi personal care dalam berbagai fungsi, misalnya, sebagai emulsifier, bahan aktif kosmetik, pigmen, humektan, emolien, pelumas atau faktor konsistensi.

Produk kosmetik sekitar 70% menggunakan bahan dasar atau bahan baku dari minyak sawit dan produk turunannya, baik yang diperoleh dari buah maupun biji sawit. Tingginya permintaan minyak kelapa sawit dari berbagai industri termasuk kosmetik mendorong pertumbuhan berkelanjutan dari industri sawit, sehingga sangat penting bagi perusahaan untuk mengadopsi strategi pengembangan produk-produk turunan minyak sawit.

Produk kosmetik dan personal care membutuhkan bahan kinerja tinggi. Pengembangan produk-produk turunan dari minyak sawit dan minyak inti sawit dilakukan sebagai pilihan formulasi inovatif. Bahan-bahan kelapa sawit ini digunakan dalam formulasi produk personal care, make up dan produk untuk berjemur. Penggunaan bahan berbasis minyak/trigliserida tersebut diantaranya berfungsi sebagai pendingin kulit agen-oklusif serta sebagai non aqueous viscosity increasing agents.

Minyak sawit dan produk-produk turunannya aman digunakan dalam kosmetik sesuai penilaian Cosmetic Ingredient Review (CIR) Expert Panel, U.S Food and Drug Administration. The Cosmetic Ingredient Review (CIR) mempelajari senyawa kimia yang digunakan dalam produk kosmetik.  CIR sangat bergantung pada International Nomenclature of Cosmetic Ingredients (INCI) ketika mengidentifikasi bahan-bahan yang akan dinilai. Ahli CIR Panel mengevaluasi data ilmiah dan menyimpulkan bahwa Minyak Sawit, Minyak Kernel, Hydrogenated Palm Oil dan Palm Kernel Oil terhidrogenasi aman seperti yang digunakan dalam kosmetik dan produk personal care. (Penulis Maisaroh, Pusat Teknologi Agroindustri – BPPT).

Lebih lengkap baca InfoSAWIT Edisi April 2016