INFO SAWIT, TANA PASER - Pola integrasi peternakan sapi dan bisnis sawit di Kabupaten Paser tercatat sangat menjanjikan. Hal ini dipicu dari stabilnya harga sapi di tengah kelesuan ekonomi nasional yang terjadi saat ini. Namun sayang, keberadaan para kelompok tani sapi-sawit ini dinilai belum bisa memenuhi kebutuhan daging sapi untuk Kabupaten Paser.
Miswanto, salah satu tani ternak di Desa Sakit mengatakan, harga sapi tidak mengalami penurunan, bahkan cenderung stabil harganya. Memang harus diakui ada penurunan permintaan daging, tapi penurunannya tidak signifikan. Permintaan terpantau melonjak saat mendekati perayaan Iduladha pada setiap tahunnya.
"Kalau ada penurunan, bukan dari sisi harga, tapi dari permintaan. Harga sapi cenderung stabil, tidak mengalami penurunan. Satu ekor dijual paling murah Rp 11 juta. Tergantung kondisi sapi, gemuk atau sedang," ujar Miswanto. (T2)










