Rio Dejenairo – Federasi Perindustrian di Sao Paulo menyatakan bahwa produksi tanaman industri mencakup kedelai, jagung, tebu, dan kelapa sawit akan membutuhkan tambahan lahan lebih dari 10,5 juta hektar di tahun 2023.
Menurut kabar The Ecologist, diperkirakan pada tahun 2022, produksi komoditas kelapa sawit yang akan digunakan sebagai bahan bakar biofuel akan mencakup 700 ribu hektar, sehingga dapat memposisikan Brazil sebagai produsen kelapa sawit urutan ketiga dunia setelah Indonesia dan Malaysia. (T4)







