Berita Lintas
sawitbaik

SINERGI KEMBANGKAN KELAPA SAWIT



SINERGI KEMBANGKAN KELAPA SAWIT

Memiliki penghasilan tetap dari berkebun, merupakan dambaan hati setiap petani. Termasuk petani kelapa sawit, yang selalu berharap mendapatkan penghasilan tetap dari penjualan buah sawit yang dihasilkannya. Selain dihadapkan pada masalah produktivitas yang rendah, tatkala peremajaan kebun perlu dilakukan, darimana penghasilan didapat?

Replanting (peremajaan kebun) menjadi kewajiban bagi petani kelapa sawit yang sering dilanda rendahnya produktivitas kebunnya. Produktivitas perkebunan kelapa sawit milik petani, seringkali hanya mampu menghasilkan sedikit hasil. Namun, keberadaannya yang menguasai kepemilikan lahan perkebunan kelapa sawit sebesar lebih dari 40%, membutuhkan kerjasama dan sinergi para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan perkebunan kelapa sawit dan Pemerintah Pusat juga Daerah.

Saat ini, melakukan peremajaan perkebunan kelapa sawit milik petani, jelas akan menghadapi  tantangan besar, yang bermula dari biaya pemenuhan hidup, seperti memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Jelasnya, kendala terbesar petani untuk pendapatan tiap bulan, tatkala replanting dilakukan.

Keberadaan petani kelapa sawit yang banyak berada di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau ini menjadi gambaran bagi keberadaan petani kelapa sawit yang berada di seluruh pelosok Indonesia. Secara umum, keberadaan perkebunan kelapa sawit milik petani, sebagian besar sudah memasuki masa replanting.

Sebagai informasi, Kabupaten Kampar merupakan kabupaten tertua di Provinsi Riau, yang dibentuk berdasarkan UU No 12 Tahun 1956. Selanjutnya pembagian wilayah sebanyak 19 kecamatan dan 2 pembantu bupati berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Riau No KPTS.318/VIII/1981 tanggal 17 Juli 1987.

Selaku Bupati Kampar, Jefry Noer, merasakan adanya kendala besar bagi sebagian petani kelapa sawit yang sedang menghadapi masa replanting. Sebab itu, Jefry menganjurkan kepada petani kelapa sawit yang berada di daerahnya, untuk sedini mungkin menabung.

Lantaran masih banyak kebutuhan hidup yang harus dipenuhi, namun menabung sangat berguna bagi kelangsungan hidup di masa replanting.  “Faktanya, penghasilan petani kelapa sawit hanya mampu untuk bertahan hidup semata, jadi sulit untuk bisa menabung,” katanya menjelaskan.

Sebab itu, kata Jefry, petani kelapa sawit sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah dan perusahaan perkebunan kelapa sawit, guna melakukan replanting bagi kebunnya. “Bantuan dari Sinar Mas kepada petani sudah bagus, dengan merangkul petani untuk bekerjasama membangun perkebunan kelapa sawit,” ujarnya menjelaskan.

Selain itu, penghasilan tambahan bagi petani kelapa sawit juga diperlukan, seperti integrasi sawit dengan sapi. Dimana, kotoran hewan sapi dapat pula digunakan sebagai pupuk organik yang ramah lingkungan, sehingga produktivitas hasil panen bagi petani dapat meningkat.

Kemandirian Rumah Tangga

Membangun ekonomi rakyat di Kabupaten Kampar, bagi Bupati Jefry, membutuhkan keseriusan dari Pemerintah Daerah (Pemda) untuk membantu dan mendorong tumbuhnya ekonomi berbasis kemandirian masyarakat di Kabupaten Kampar.

Menurut Jefry,  . . .