Berita Lintas
sawitbaik

AGRINEX EXPO KE 10 FORUM UNTUK BERPIKIR BERSAMA



AGRINEX EXPO KE 10 FORUM UNTUK BERPIKIR BERSAMA

Sudah satu dasawarsa Agrinex Expo diadakan, harapannya kegiatan ini menjadi wadah berpikir bersama dalam mengembangkan sektor agribisnis  yang memiliki nilai startegis, terlebih saat ini di hadapan pada persaingan yang semakin ketat

Penyelenggaraan pameran agribisnis yang dibungkus dalam acara Agrinex Expo, tercatat telah memasuki kegiatan yang ke sepuluh atau telah genap satu dasawarsa. Kegiatan ini tutur Ketua Panitia Agrinex Expo, Rifda Ammarina, merupakan upaya untuk terus memberikan informasi mengenai perkembangan industri di sektor agribisnis di Indonesia.

Dalam mendukung kegiatan yang diadakan selama 3 hari berturut-turut pada awal April 2016 silam, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta itu, terdapat sekitar 277 stand, dimana kata Rifda, sebanyak 250 stand yang terisi, sisanya berupa panggung yang dugunakan untuk peragaan informasi berbagai masakan berbasis agribisnis. “Termasuk sebanyak 17 organisasi sektor pertanian yang juga dikonfirmasi ikut serta dalam kegiatan ini,” tutur Rifda dalam pembukaan acara Agrinex Expo ke 10 di Jakarta yang dihadiri InfoSAWIT.

Sementara dikatakan Ketua Umum COOP Indonesia Foundation, Adi Sasono, kegiatan Agrinex Expo ini menjadi penting lantaran saat ini khususnya sektor agribisnis, sedang dihadapkan pada dua tantangan besar, diantaranya pertama, menyangkut perkembangan teknologi digital yang serba modern dan kedua, adanya perjanjian kerjasama pasar bebas ASEAN.

Sebab itu kata Adi, pelaku agribisnis di Indonesia harus mengubah mindset-nya dalam mengembangkan industri agribisnis, yang sebelumnya acap menerapkan setrategi ofemensif, maka saat ini perlu menerapkan kebijakan yang lebih ofensif.

Apalagi Indonesia adalah pasar terbesar di Asia Tenggara, dengan populasi penduduk sebanyak 250 juta orang dari sebanyak 600 juta orang penduduk di Asia Tenggara, populasi Indonesia mencapai sekitar 40% dari penduduk di Asia Tenggara. “Masak kita kok diserang terus oleh negara lain, kita harus merubah mentalitas menjadi ofensif,” kata Adi Sasono, di sela-sela pembukaan acara Agrinex Expo ke 10 di Jakarta.

Lebih lanjut tutur Adi . . .