INFO SAWIT, JAMBI - Lembaga multistakeholder Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) tahun ini telah berkomitmen memberikan bantuan dana hibah sebanyakUS$ 453 ribu, yang bakal digunakan untuk sertifikasi minyak sawit berkelanjutan petani swadaya di Indonesia.
Tutur Community Outreach and Engagement RSPO, Imam El Marzuq, dana hibah (RSPO Smallholder Supporting Fund/RSSF) ini hanya digunakan untuk petani swadaya yang tidak bermitra dengan perusahaan.
Tercatat untuk tahun ini ada empat proposal pengajuan bantuan dana hibah dalam skim RSSF baik dari kelompok petani swadaya dan lembaga pendamping. Kelompok tani yang akan masuk sertifikasi RSPO masing-masing, kelompok tani Sapta Tunggal Mandiri di Sumatera Selatan, petani yang didampingi De Guru Consulting di Sumatera Utara, SPKS Rokan Hulu di Riau, dan KUD Tani Subur di Kalimantan Tengah.
Menurut Imam, bantuan dana bagi kelompok tani tersebut ditujukan untuk keseluruhan proses sawit berkelanjutan."Jadi bukan hanya untuk biaya auditnya saja tapi keseluruhan proses sejak awal pendampingan hingga medapatkan sertifikat berkelanjutan," katanya.(T2)










