INFO SAWIT, BENGKULU – Banjir yang melanda delapan desa di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, tak hanya merendam ratusan permukiman warga setempat. Banjir juga merendam sarana umum, seperti kantor Desa Padang Pelasan serta dua unit bangunan sekolah MIN.
Tidak hanya itu, banjir juga merendam sekira lima hektare (ha) areal perkebunan sawit, karet, serta perkebunan palawija milik warga.
''Air sudah mulai surut baik di permukiman warga maupun di sarana umum. Sekarang warga sudah mulai membersihkan bekas banjir,'' kata Kepala Bidang Tanggap Darurat BPBD Kabupaten Seluma, Mulyadi, Senin.
Ia mengungkapkan, areal perkebunan palawija yang terendam banjir membuat tanaman warga hanyut terseret akibat luapan air Sungai Tungkai dan Sungai Sindur.''Tanaman palawija yang terendam banjir banyak yang hanyut,'' ucap Mulyadi.
Sekadar diketahui, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang melanda Kabupaten Seluma, terjadi sejak Minggu 29 Mei 2016 sore hingga malam. Akibatnya, Sungai Tungkai dan Sungai Sindur pun meluap.(T2)







