INFO SAWIT, JAKARTA -Kondisi cuaca di beberapa negara penghasil minyak nabati yang tidak baik, telah menurunkan produksi minyak nabati dunia khususnya kedelai. Negara penghasil kedelai seperti Argentina dan Brazil sedang dilanda curah hujan tinggi sehingga banjir di beberapa wilayah Argentina telah menurunkan produksi, demikian halnya di negara bagian selatan Amerika juga mengalami kegagalan panen. Panen rapeseed di China, India dan Uni Eropa juga mengalami penurunan.
Indonesia dan Malaysia juga mengalami penurunan produksi minyak sawit akibat cuaca kering tahun lalu. Alhasil cadangan minyak nabati dunia menurun. Hal inimenyebabkan negara-negara yang cadangan minyak nabatinya menipis mulai berlomba untuk mengisi cadangannya.
Seperti rilis yang diterima InfoSAWIT, volume ekspor minyak sawit Indonesia pada April tercatat naik 20% dibandingkan dengan bulan lalu atau dari 1,74 juta ton pada Maret naik menjadi 2,09 juta ton pada April ini. Ekspor minyak sawit Indonesia tidak terkerek signifikan karena harga minyak sawit yang tinggi sehingga selisih harga dengan minyak kedelai sangat tipis, akibat minyak kedelai lebih diminati. “Sementara itu secara year-on-year kinerja ekspor minyak sawit Indonesia selama caturwulan pertama 2016, mencapai 8,23 juta ton atau naik sekitar 4,5% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yaitu sebesar 7,88 juta ton,” tutur Direktur Eksekutif, Fadhil Hasan, Rabu (1/1).
Sementara merujuk pantauan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) , penyerapan biodiesel di dalam negeri telah berjalan dengan konsisten. Pada April ini produksi biodiesel di dalam negeri mencapai 253 ribu kiloliter (kl) dengan penyerapan di dalam negeri mencapai 233 ribu kl atau naik 16% dibandingkan dengan penyerapan pada Maret lalu.
Lantas, produksi minyak sawit Indonesia pada bulan April mengalami stagnasi. Beberapa daerah rata-rata mengalami penurunan produksi terutama di pulau Sumatera. Produksi minyak sawit yang mengalami kenaikan tipis hanya di pulau Kalimantan kecuali Kalimantan Tengah. Volume produksi minyak sawit Indonesia pada bulan April mencapai 2,34 juta ton atau naik 1% dibandingkan dengan produksi pada bulan lalu sebesar 2,32 juta ton.(T2)










