INFO SAWIT, JAKARTA - Dalam program unggulan Kementerian Pertanian (Kementan) pada tahun 2017, ada integrasi perkebunan kelapa sawit dengan jagung. Targetnya, ada tambahan luas tanam jagung sebesar 1 juta hektar hingga akhir tahun depan.
Menteri Pertanian (Mentan), Amran Sulaiman, menyebut program tersebut tak akan senasib dengan integrasi sawit-sapi yang gagal alias tak lagi jalan sejak beberapa tahun belakangan.
"Ini beda, karena kalau sapi butuh rumput banyak. Jagung nggak butuh rumput, kalau ada rumput justru terganggu jagungnya," ujar Amran ditemui di kantor Kementan, Ragunan, Jakarta.
Selain itu, menurutnya, integrasi sawit-jagung ini bukan lagi uji coba, melainkan sudah sukses diterapkan di lahan perkebunan sawit di Sumatra Barat. Integrasi juga akan dilakukan dengan tanaman lainnya, bahkan dengan hutan produksi Perum Perhutani.(T2)










