INFO SAWIT, PASIRPANGARAIAN- Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) wilayah Rokan Hulu (Rohul) merekrut sekira 50 petani kelapa sawit dari 16 kecamatan untuk dilatih menjadi petani profesional.
"Kita rekrut petani sawit dari seluruh kecamatan, tergantung luas lahan kelapa sawit di kecamatannya," jelas Ketua Apkasindo Rohul di Pasirpangaraian, H. Ardiman Daulay, Selasa, seperti kutip Riauterkini.
Mantan anggota DPRD Rohul ini menerangkan pelatihan yang akan diberikan ke petani kelapa sawit diselenggarakan pada Juli 2016, dan didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) kelapa sawit Indonesia. Dan instruktur didatangkan dari Institut Ilmu Perkebunan (Instiper), DI Yogjakarta.
Materi pelatihan yang akan diberikan berupa cara replanting sawit, cara penumbangan, memilih bibit unggul, hingga perawatan tanaman, sehingga produksi buah sawit petani maksimal.
Pria yang juga menjabat Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Rohul ini menargetkan, dari pelatihan tersebut, petani sawit di Rohul akan mempunyai ilmu sehingga produksi panen sawit bisa mencapai 36 ton per hektar per tahun.
Ardiman mengungkapkan, petani sawit di Rohul rata-rata belum punya skill di bidangnya. Diakuinya, banyak bibit yang ditanam merupakan bibit liar, sehingga hasil produksi tidak maksimal. "Kalau kita lihat di perusahaan atau plasma, lahan 1 hektar bisa menghasilkan 36 ton per tahun. Petani kita paling tinggi 1 hektar 12 ton per tahun," ungkapnya kepada wartawan. (T2)










