Berita Lintas
sawitbaik

Perusahaan Sawit Mulai Pangkas Jumlah Karyawan



Perusahaan Sawit Mulai Pangkas Jumlah Karyawan

INFO SAWIT, SAMPIT Krisis ekonomi yang melanda sebagian perusahaan perkebunan kelapa sawit memaksa mereka untuk memangkas jumlah karyawan. Sekitar seratus orang karyawan sawit dari PT Makin Group memilih mengundurkan diri agar mendapat pesangon.

Sejumlah karyawan kemudian ramai-ramai mendatangi Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kotim untuk mengurus jaminan hari tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan, Rabu .

”Ini yang datang baru sedikit. Baru karyawan kantor besarnya saja. Belum lagi yang di estate-estate lain. Bisa sampai ratusan. Kami ke sini mau mengurus berkas untuk mencairkan dana JHT,” kata Sumiati, salah seorang eks karyawan Makin Group seperti dikutip Prokal.com.

Menurutnya, Makin Group telah melakukan musyawarah dengan karyawan tentang rasionalisasi tenaga kerja. Mereka dapat penjelasan bahwa produksi perusahaan merosot. Akibatnya, untuk menggaji karyawan menggunakan hitungan harian kerja (HK) sudah tak bisa dilakukan lagi dan akan diubah dengan hitungan per borongan.

Hitungan per borongan, lanjutnya, akan merugikan sebagian karyawan. Pasalnya, upah yang didapat, dihitung dari seberapa banyak panen atau tonase yang dikumpulkan, bukan dari berapa jam mereka bekerja. Untuk mengumpulkan panen yang banyak dengan kondisi buah sawit yang sudah tidak terlalu produktif, akan cukup sulit.(T2)