Berita Lintas
sawitbaik

Dana BPDP Sawit Dikhawatirkan Kurang



Dana BPDP Sawit Dikhawatirkan Kurang

INFO SAWIT, JAKARTA - Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan, dana subsidi biodiesel mengalami pembengkakkan karena BPDP juga menanggung pembayaran biodiesel untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero). Sebelumnya, dana pungutan ditujukan kepada penggunaan biodiesel bersubsidi di sektor transportasi.

Apalagi, lanjut dia, ada wacana supaya biodiesel non subsidi menerima subsidi, sehingga kekhawatirannya dana yang terkumpul saat ini tidak bisa menutupi program biodiesel. Kami meminta, pemerintah tidak lepas tangan dengan persoalan kekurangan dana subsidi. Sebab, masalah biodiesel ini bukan semata-mata tanggungjawab pelaku usaha, namun pemerintah punya andil di dalamnya," ujarnya, seperti dilansir ANTARA, Minggu yang dikutip CNN Indonesia.

Menurut Paulus, instrumen subsidi biodiesel dapat dimasukkan ke dalam subsidi solar sebesar Rp500 per liter. Sebelumnya Sekjen Aprobi,Togar Sitanggang menyebutkan, BPDP Kelapa Sawit menyatakan, dana pungutan sawit yang dikelola lembaga tersebut dikhawatirkan tidak lagi cukup membiayai program subsidi.

Beban dana subsidi makin bertambah apabila biodiesel nonsubsidi (PSO) juga menerima subsidi, seperti PSO. Faktor lainnya adalah selisih harga solar MOPS dengan harga biodiesel dan pemberian subsidi biosolar kepada PLN. (T2)