INFO SAWIT, NUNUKAN - Selain masih maraknya kegiatan pembalakan liar di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan, banyak juga dijumpai perkebunan kelapa sawit. “Ini punya pejabat dan pengusaha. Saya tidak memfitnah, tetapi ini memang pengakuan dari orang yang bekerja di kebun-kebun kelapa sawit mereka” kata anggota Polisi Khusus Kehutanan pada Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Nunukan, Rahmat, seperti dikutip Tribunkaltim.
Aktivis Gabungan Pemuda Pecinta Alam Kabupaten Nunukan saat melakukan pendataan menemukan sejumlah titik-titik perkebunan kelapa sawit yang dibuka di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan.
Misalnya saja, di Persemaian, Kecamatan Nunukan, ditemukan perkebunan kelapa sawit pada koordinat 117° 39' 27.027" BT dan 4° 4' 45.912" LU. Kemudian di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan ditemukan pada koordinat 117° 39'52.479" BT dan 4° 4' 37.619" LU.
Perkebunan kelapa sawit juga ditemukan di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan di Panamas, Kecamatan Nunukan Selatan pada koordinat 117° 40'5.518" BT dan 4° 4' 1.200" LU.
Temuan yang sama juga ada di Kelurahan Tanjung Harapan, Kecamatan Nunukan Selatan pada koordinat 117° 40'21.318" BT dan 4° 2' 50.520" LU. Rahmat berani memastikan, nama-nama pengusaha maupun pejabat memiliki perkebunan kelapa sawit di dalam kawasan tersebut.
Sebab, dia telah memantau aktivitas pembukaan perkebunan kelapa sawit itu – diawali dengan pembalakan di dalam kawasan Hutan Lindung Pulau Nunukan. “Saya punya bukti-bukti dokumentasinya. Pernah kami laporkan, tetapi tidak ada tindakan apa-apa,” ujarnya. (T2)







