Berita Lintas
sawitbaik

Kinerja Saham Emiten Perkebunan Naik, AAL Justru Negatif



Kinerja Saham Emiten Perkebunan Naik, AAL Justru Negatif

INFO SAWIT, JAKARTA – Kondisi iklim El Nino ditengarai menyebabkan persediaan CPO bulan Mei 2016 mencapai titik terendah dalam lima tahun terakhir. Maybank Kim Eng Securities dalam laporan risetnya yang telah dibagikan kepada nasabah pada 13 Juni 2016 lalu, bahkan memperkirakan harga CPO akan menyentuh level tertingginya pada bulan Juni-Juli 2016.

Meningkatnya harga CPO memicu empat dari lima saham perkebunan, yaitu PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Salim Ivomas Pratama (SIMP), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), PT  Sampoerna Agro Tbk (SGRO)  dan PT London Sumatera Plantations Tbk (LSIP), membukukan return positif.

Menilik kinerja saham emiten perkebunan, sejak awal tahun 2016, harga saham BWPT telah melonjak 59,42% year-to-date. Kenaikan ini terkait tarik ulur akuisisi dengan Felda. Di posisi kedua tercatat SIMP meningkat 35,5%. Kinerja keuangan grup milik Salim ini per kuartal pertama 2016 memang tercatat lebih baik. Pertumbuhan laba bersih sebesar 44,9% mendorong kenaikan harga saham SIMP.

Seperti ditulis Bareksa, emiten perkebunan dengan kapitalisasi pasar terbesar, AALI, malah menjadi satu-satunya emiten yang membukukan kinerja saham negatif. (T2)