Berita Lintas
sawitbaik

RHV Corley: Sawit Bukan Perusak Hutan



RHV Corley: Sawit Bukan Perusak Hutan

NUSA DUA – Dikatakan konsultan asal Inggris, RHV Corley, hingga saat ini perubahan iklim masih menjadi isu yang diperdebatkan, secara scientific sejatinya karbon memiliki implikasi positif lantaran menghangatkan suhu bumi. “Jika tidak ada karbon maka dunia akan mengalami penurunan suhu dan akan mendingin,” kata RHV Corley, disela-sela Acara ICOPE ke 5 di Nusa Dua, Bali, kepada InfoSAWIT, belum lama ini.

Namun dengan meningkatnya suhu juga memiliki implikasi yang tidak baik, lantaran memunculkan gejala alam seperti El-Nino. Merujuk hasil riset, kata Corley, selama 40 tahun terakhir peningkatan suhu di dunia hanya mencapai 0,5 derajat celcius.

Lantas, apakah sawit biang dari kerusakan hutan yang memicu terjadinya perubahan iklim? Tutur Corley, sawit bukan menjadi komoditas yang merusak, sebab pembukaan lahan sawit di hutan yang tidak terganggu hanya berada dibawah 10%.

Lebih lanjut tutur Corley, pembangunan sawit kebanyakan di areal tanpa tegakan atau areal bekas budidaya komoditas lainnya. Diakui, Corley, hingga saat ini banyak anggapan sawit sebagai biang terjadinya deforestasi, tetapi merujuk riset itu belum bisa dibuktikan, kendati beberapa NGO yang juga melakukan riset, hasilnya sawit dituding merusak. “Terkadang ada riset yang memang sesuai fakta, namun ada pula riset yang tidak sesuai dan hanya menjadi alat propaganda,” tandas Corley. (T2)