INFO SAWIT, GUNUNG KUDUNG -Sebagai salah satu penduduk lokal dari suku Dayak Kenyah yang berlokasi di Desa Long Segar, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur, Yusuf (43), sebelumnya tidak memiliki pendapatan tetap.
Bertanam padi gunung, dan hidup mengandalkan kondisi alam acap dilakoni sebagian besar masyarakat di Desa Long Segar. “Pendapatan kami tidak tetap, kami hanya berharap dari panen padi gunung,” tuturnya kepada InfoSAWIT, belum lama ini di Gunung Kudung.
Terkadang harus pula menerima kondisi tatkala tanaman padi gunungnya tidak menghasilkan. Namun dengan kabar bakal masuknya perkebunan kelapa sawit di Desa Long Segar telah memberikan harapan baru bagi warga desa.
Tutur Yusuf, setelah bermitra dengan Palma Serasih Group dalam berkebun sawit, telah memberikan kepastian hidup bagi masyarakat Desa Long Segar, termasuk kepastian pendapatan. Maka itu Pada tahun 2014 lalu sebagian masyarakat Desa Long Segar membentuk Koperasi Sawit Batang Pungut, sebagai syarat kemitraan dengan perusahaan, “Harapannya dengan kerjasma ini dengan pola kemitraan, ekonomi bakal meningkat sesuai hasilnya, serta memiliki pendapatan tetap,” kata Yusuf yang juga sebagai Ketua Koperasi Sawit Batang Pungut. (T2)










