Berita Lintas
sawitbaik

Kementan Minta Perusahaan Bantu Dongkrak Produktivitas Sawit Rakyat



Kementan Minta Perusahaan Bantu Dongkrak Produktivitas Sawit Rakyat

INFO SAWIT, JAKARTA –Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Gamal Nasir menyampaikan kendati moratorium diperpanjang hingga 5 tahun ke depan, pihaknya akan menjalankan sejumlah upaya untuk menjaga produksi kelapa sawit tetap tinggi.

Pasalnya, kelapa sawit merupakan komoditas ekspor unggulan Tanah Air. Indonesia memproduksi rata-rata 30 juta ton minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) per tahun, atau setengah dari produksi CPO dunia.

Lebih lanjut tutur Gamal, perusahaan harus membantu petani plasmanya untuk dapat meningkatkan produktivitas. Perusahaan juga harusnya menarik petani-petani swadaya untuk dapat menjadi mitra pemasok.

Selain itu, Gamal menyampaikan pemerintah pun mengupayakan kelancaran penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk petani. Dia menyampaikan pembahasan KUR masih berlanjut karena melibatkan banyak kementerian, lembaga, dan pihak perbankan.

Gamal mengatakan pemerintah masih membahas soal mana tenggang (grace period) pembayaran KUR. “Untuk komoditas kelapa sawit, grace period yang tepat yaitu selama 4 tahun,” tandas Gamal seperti dilansir Bisnis.com. (T2)