INFO SAWIT, JAKARTA - Holding perusahaan perkebunan pelat merah, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) masih memprioritaskan kelapa sawit tahun ini. Pasalnya, kelapa sawit merupakan kontributor terbesar pendapatan.
Direktur Utama PTPN III Elia Massa Manik memproyeksikan, produksi crude palm oil (CPO) seluruh PTPN sebanyak 1,8 juta ton-2 juta ton pada tahun ini. Target tersebut sejatinya sama dengan realisasi produksi tahun lalu. "Produksi memang akan stagnan karena faktor cuaca, sehingga produktivitas rendah," ujar Elia di Jakarta, Senin, seperti dilansir kontan.co.id.
Sayang, Elia mengaku belum merekapitulasi produksi sampai dengan paruh pertama 2016. Namun, dia berharap produksi akan membaik di sisa tahun ini.
Sementara itu di hilir, PTPN III akan merealisasikan konstruksi pabrik minyak goreng di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara tahun ini. Pabrik berkapasitas produksi 600.000 ton tersebut menelan investasi Rp 558 miliar.
Bukan hanya itu, PTPN III juga sedang menjajaki kerjasama dengan PT Unilever Indonesia Tbk untuk pasar minyak goreng produksinya. Saat ini Unilever sudah lebih dulu menjadi tenant di KEK Sei Mangkei. (T2)







