Berita Lintas
sawitbaik

BI Dorong BPR Manfaatkan Perkebunan Sawit



BI Dorong BPR Manfaatkan Perkebunan Sawit

PEKANBARU - Pemimpin BI Perwakilan Riau, Mahdi Muhammad, mengatakan jumlah Bank Perkreditan Rakyat (BPR)  maupun BPR Syariah di Riau sudah relatif banyak, yakni 35 unit. Nilai aset BPR Riau kini mencapai sekitar Rp1,01 triliun tetapi masih sangat kecil dibanding potensi pertumbuhan ekonomi Riau yang berada pada peringkat ke lima nasional.

Minimnya kontribusi BPR/BPRS dalam ekonomi Riau disebabkan jangkauannya masih sangat minim untuk mengembangkan pasar ke daerah-daerah pelosok dimana perkebunan kelapa sawit banyak berada.

Padahal, jelasnya, melansir Antara Riau, Selasa (4/11/2014), perputaran uang di daerah perkebunan kelapa sawit sangat besar karena survei BI menunjukan angkanya mencapai Rp5 triliun.

"Hasil kajian kita peredaran uang dikalangan petani kelapa sawit Riau mencapai Rp4-5 triliun belum masuk ke sistem keuangan karena akses ke bank sangat jauh. Peluang ini seharusnya digunakan oleh BPR, dimana bank konvensional tidak mampu menjangkaunya," ujarnya.

Lanjutnya ia menuturkan, bahwa jumlah petani sawit swadaya di Riau sangat banyak dilihat dari porsi kebun mereka mencapai 52 persen dari total kebun sawit di Riau yang mencapai 2,4 juta hektare. Sehingga BI berharap agar BPR memperluas jangkauan kerjanya ke sentra perkebunan sawit hingga ke pelosok daerah. (T3)