Berita Lintas
sawitbaik

Alat Angkut TBS Karya Anak Bangsa



Alat Angkut TBS Karya Anak Bangsa

INFO SAWIT, JAKARTA - Dosen Departemen Teknik Mesin dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), DR. Ir. Desrial M.Eng, telah mengembangkan alat transportasi untuk mengevakuasi tandan buah segar (TBS) sawit dari lahan kebun ke tempat pengumpulan hasil.

Riset ini berawal ketika salah satu perusahaan perkebunan menemukan kendala dalam mengangkut buah sawit ke tempat penampungan hasil. Buah sawit tersebut biasanya disimpan di tempat penampungan sementara di pinggir jalan, terutama saat musim hujan. Buah sawit tidak terangkut karena tidak ada alat transportasi, dan buah itu bisa mencapai ribuan ton.

Buah sawit menjadi busuk atau kadar asam lemak bebas di buah sawit menjadi sangat tinggi. "Kualitas minyak sawit menjadi kurang bagus," tutur Desrial, sebagaimana dikutip dari 20 Karya Unggulan Teknologi Anak Bangsa, tulis Liputan6.com.

Selama dua hari, rata-rata sekira 10-60 ton hasil panen tidak terangkut. Bahkan banyak hasil panen membusuk. Perusahaan pun diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp10 juta per hari atau sekira Rp120 juta per bulan, dengan harga jual tandan buah segar Rp1.000 per kg.

Di sisi lain, pemanenan secara mekanis menggunakan traktor dan trailer memang memungkinkan, namun hanya pada lahan kebun datar. Bila lahannya berbukit atau gambut, pemanenan secara mekanis tidak mungkin dilakukan.

Dari hal itu, penelitian pengembangan sistem transportasimulai dirancang oleh Desrial sekitar 2011 akhir. Ini menjadi cikal bakal kelahiran transporter tipe trek pertama.

Kendaraan yang memiliki  ban biasa, pada umumnya, tidak bisa digunakan pada lahan berbukit dan permukaan tanah tidak stabil. Oleh sebab itu, yang paling memungkinkan adalah tipe trek.

Selanjutnya, dengan mendapat dukungan kolega dan dekannya di Fakultas Teknologi Pertanian, IPB, termasuk dari pemilik lahan sawit, riset pun dimulai. Hasil riset Desrial melahirkan inovasi baru, berupa alat angkut atau transporter tandan buah segar sawit.

Hak Paten dari inovasi ini telah terdaftar dan mengusung merek dagang Transporter TBS Fastrex CT02. Kelebihannya, antara lain, daya angkut mencapai 650 kg dan dirancang khusus untuk mengangkut tandan buah segar sawit atau bahan pertanian lainnya. (T2)