INFO SAWIT, PENAJAM – Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menduga, di wilayah PPU bibit palsu masih beredar dan diperjualbelikan. Bahkan, Kabid Perkebunan Dishutbun PPU, Kuncoro mensinyalir, jumlahnya mencapai puluhan ribu bibit.
“Ribuan bibit palsu itu tersebar di empat kecamatan se-PPU dan dijual secara bebas kepada petani kelapa sawit. Tentunya ini dapat merugikan petani sendiri karena hasil produksi perkebunan mereka akan sangat jelek. Bahkan ada yang sama sekali tidak berbuah,”katanya seperti dilansir korankaltim .
Dia mengimbau, para petani kelapa sawit lebih teliti dalam membeli bibit tersebut. Jika perlu, mintalah bantuan dari petugas perkebunan di Dishutbun PPU untuk mengetahui, mana bibit yang asli serta mampu menghasilkan tandan buah segar (TBS) yang memuaskan.
Bibit palsu ini sudah pernah disampaikan ke Pemprov Kaltim. Pengawasannya pun langsung dilakukan oleh pemerintah provinsi. Selain itu, kasus bibit palsu ini juga telah ditangani oleh Polda Kaltim. Namun pihaknya belum mengetahui sampai dimana progresnya. (T2)







