INFO SAWIT, JAKARTA - Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Gamal Nasir meminta para petani sawit tidak perlu khawatir, produksi akan menurun akibat moratorium. Menurutnya, Indonesia sudah memiliki kebun kelapa sawit paling luas di dunia. Tidak ada negara lain yang sanggup memiliki lahan sebesar itu.
Untuk saat ini, lebih baik fokus pada peningkatan produktviitas. Sekarang yang harus diwaspadai adalah Ghana, Pantai Gading karena mulai menebang pohon kakao untuk diganti dengan kelapa sawit.
Luas lahan yang dimiliki pengusaha sudah cukup besar karena selama ini terus melakukan ekspansi. BUMN memprihatinkan karena sampai sekarang masih stagnan. Sedang produktifitas kebun kelapa sawit rakyat harus ditingkatkan.
Gamal juga minta, Badan Pengeloa Dana Perkebunan Sawit (BPDPS) untuk mengubah mindset-nya - selama ini banyak membiayai biodiesel, hendaknya mengalihkannya pada petani. “Seharusnya dana untuk petani kelapa sawit jauh lebih besar," ujar Gamal, Rabu, seperti ditulis Kontan. (T2)










