INFO SAWIT, BONTANG - Meski masih duduk di bangku SMA, tepatnya SMK Negeri 1 Kota Bontang, namun pelajar ini sudah mampu membuat teknologi tepat guna (TTG) berupa alat pembersih udara berbahan limbah sawit. Siapa dia?
Dia adalah Abdi Mursiyid. Abdi menuturkan, pembuatan alat pembersih udara dilakukan secara kelompok dengan bimbingan guru. “Sudah saya coba, ternyata tidak terlalu sulit. Saya memang sudah suka dengan teknologi. Jadi ini tantangan yang menggiurkan,” ujarnya seperti dikutip dari Tribunnewscom, Rabu (27/7/2016).
Ketua Pembimbing Teknologi Tepat Guna SMK Negeri 1 Bontang, Wayujuliati Astuti menjelaskan, alat penyaring udara itu menggunakan sisa bakaran kepala sawit dan juga bisa menggunakan arang kayu.
“Di Bontang, banyak pabrik sawit memakainya dari sisa buangan arang kepala sawit. Kami pakai ini sebagai metode penyaringan udara kotor menjadi bersih dan bisa mengasilkan udara yang berhawa sejuk,” katanya.
Astuti mengatakan, alatnya tersebut diberikan semacam sistem icegeal, sehingga udara yang kotor disedot kemudian menghasilkan buangan udara yang bersih dan sejuk. “Kami belum membuat secara massal. Tapi sementara ini kami membuat praktik di sekolah saja,” ungkapnya. (T2)










