INFO SAWIT, KAMPAR - Investor dari Belgia, Kurt Alfon dan Managing Director Sawipac SDN BHD, Neo Teck Siong dari Malaysia, berkunjung ke Kabupaten Kampar. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung berbagai potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Kampar.
Di hadapan rombongan, Bupati Kampar, Jefry Noer menyampaikan berbagai program pembangunan yang telah dilaksanakan, serta potensi-potensi yang dapat dikembangkan di Kabupaten Kampar ke depannya. Jefry juga memaparkan tentang potensi pabrik kelapa sawit (PKS) sebagai langkah strategis dalam membangun industri hilir kelapa sawit di Kampar.
Kata Jefry Noer, banyak masyarakat sangat berharap, nantinya pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) di Dusun Pematang Kulim, Desa Pulau Birandang, Kecamatan Kampar Timur dapat memberikan perubahan pada ekonomi masyarakat di Kabupaten Kampar.
Saat ini Kabupaten Kampar memiliki kebun kelapa sawit terluas di Provinsi Riau, yakni hampir 700.000 hektare dengan 37 pabrik kelapa sawit. Namun, hingga kini belum ada industri hilir mengolah kelapa sawit menjadi minyak goreng dan berbagai produk turunan lainnya.
“Selama ini produksi kelapa sawit hanya dijual dalam bentuk minyak sawit mentah ataucrude palm oil (CPO), sehingga tidak memberikan nilai lebih kepada masyarakat dan daerah penghasil. Maka Kampar berinovasi untuk mendapatkan lebih dari sekedar menghasilkan CPO,” katanya seperti dilansir Riaupos.co. (T2)







