Berita Lintas
sawitbaik

Ancaman Gajah di Aceh Kian Meluas



Ancaman Gajah di Aceh Kian Meluas

INFO SAWIT, LHOKSUKON  – Gangguan gajah liar di pedalaman Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara terus meluas. Kali ini, puluhan gajah liar betina merusak isi perkebunan warga di Dusun Abong-abong, Desa Cot Girek dalam kecamatan itu.

Sebelumnya kawanan gajah tersebut selama 23 hari menguasai perkebunan warga di Paket 14 Dusun Alue Buloh, kecamatan yang sama. Puluhan tanaman berupa kakao, pisang, pinang dan lainnya dirusak gajah. “Banyak tanaman sawit milik warga yang diamuk gajah. Warga resah dan khawatir dengan adanya satwa liar tersebut, jumlahnya diperkirakan capai puluhan ekor,” ujar Sekdes Desa Cot Girek, Samsul dikutip dari Waspada Online, Jumat.

Menurut informasi yang diperolehnya, kawanan gajah bertahan lama di areal perkebunan dikarenakan ada gajah yang terluka. Sementara ini warga hanya bisa menghalaunya dengan cara membunyikan letusan meriam.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, Genman S Hasibuan mengatakan, tim Conservation Response Unit (CRU) Cot Girek masih terus berupaya mencegah mitigasi konflik tersebut. Menurutnya, gajah merusak tanaman karena isi perkebunan merupakan makanan khas gajah. Oleh karena itu dirinya mengajak untuk saling kerjasama antara masyarakat dengan CRU setempat demi menghentikan konflik satwa liar yang dilindungi itu. (T2)