INFO SAWIT, PEKANBARU - Gabungan Pengusaga Kelapa Sawit Indonesi (GAPKI) Riau mendorong pemerintah pusat melalui Badan Pengelola Dan Perkebunan Sawit untuk memberikan dana bantuan peremajaan (replanting) sawit."Pemerintah harus bergerak cepat untuk mengatasi ini," kata Ketua GAPKI Riau, Saut Sihombing.
Pelaku usaha perkebunan sawit di Siak mengeluhkan dana replanting sawit. Sekitar 15.000 hektare pohon sawit sudah memasuki usia tua dan rentan tidak berproduksi sehingga perlu replanting.
Namun, petani mengeluhkan tingginya suku bunga dari pihak perbankan. Harga sawit yang melemah pada tahun lalu juga membuat pelaku usaha tidak mampu meminjam uang ke bank.
Seperti dikutip daririauonline, pemerintah Provinsi Riau juga tidak bisa menganggarkan APBD karena rasionalisasi. Satu-satunya solusi adalah pemerintah meminta bantuan dana dari BPDP Sawit. Namun, pemerintah hendaknya mendata berapa biaya yang diperlukan. (T2)







