INFO SAWIT, JAKARTA –Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution mengatakan,sejatinya Indonesia telah menjadi sumber komoditas di dunia semenjak 100 tahun silam. Hanya saja, daya saing komoditas ini kian melemah saat ini. “Kita tidak ingin kelapa sawit mengalami kondisi yang sama dengan (komoditas) yang lain Kita tidak ingin itu terjadi,” katanya saat sebelum menyerahkan sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) bagi 35 perusahaan perkebunan, di Jakarta, yang dihadiri InfoSAWIT.
Sebab itu, lanjut Darmin, pihak pemerintah bakal memperkuat posisi ISPO dengan menambah beberapa kriteria yang memang menjadi standar berkelanjutan di negara-negara konsumen minyak sawit. Cara demikian, diyakini Darmin, bakal membuat standar ISPO lebih kredibel di pasar internasional.
Bahkan guna memperkuat ISPO, pemerintah pun berencana meningkatkan status legalitas ISPO - yang saat ini masih berada di Kementerian Pertanian - menjadi Peraturan Presiden. “Saya setuju jika legalitas ISPO itu ditingkatakan sehingga lebih kredibel dan lebih mudah secara nasional,” katanya.
Selain legalitas, yang perlu diperbaikiialah penguatan kelembagaan, accessibility, dan acceptability. Ini perlu juga diperhatikan. “Jika ada rasa memiliki, suatu standar akan didukung dan dijaga,” tandas Darmin. (T2)







