INFO SAWIT, SAN FRANSISCO - Munculnya keputusan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) mengangkat suspensi proses sertifikasi RSPO dari anak usaha IOI Group, PT Bumi Sawit Sejahtera (PT BSS), PT Sukses Karya Sawit dan PT Berkat NabatiSawit konsesi di Kalimantan Barat, Indonesia, lantara dianggap telah gagal mencegah kebakaran lahan bagi n.
Merujuk rilis dari Rainforest Action Network (RAN), yang diterima InfoSAWIT, keputusan tersebut dianggap bahwa perbaikanyang dilakukan IOI Group adalah prematur dan menunjukkan sistem sertifikasi kurang menerapkan penegakan atau kesediaan untuk anggotanya secara kuat memperhitungkan dampak dari operasi mereka.
Direktur Kampanye Agribisnis untuk Rainforest Action Network (RAN), Gemma Tillack mengatakan, keputusan untuk mengangkat suspensi proses sertifikasi RSPO bagi IOI Group menempatkan kredibilitas seluruh sistem sertifikasi RSPO dipertanyakan. "Langkah ini menunjukkan bahwa meskipun RSPO telah memperkuat prosedur pengaduan dan mengadopsi standar kuat melalui RSPO belum sempurna,” katanya.
Tercatat sebanyak lebih dri 12 perusahaan telah memutuskan hubungan pasar dengan IOI Group dari ketentuan suspensi yang diterapkan RSPO. Lebih lanjut tutur Tillack, merek-merek global dan pedagang harus terus bertindak secara independen untuk memastikan bahwa IOI Group teah memperbaiki segala komplain yang telah masuk. (T2)










