BANGKOK – Sejumlah pasukan militer dikirim untuk menghancurkan sebuah desa -yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani- yang menduduki bekas perkebunan kelapa sawit di provinsi Krabi.
Seperti diberitakan Bangkok Post, Komando Operasi Keamanan Internal (ISOC) melaporkan, terdapat 501 orang yang telah ditangkap dan dituntut atas perambahan hutan dan lahan publik, sementara 34.505 rai (1 rai =1.600 m2 ) tanah telah disita di 68 provinsi. (T4)










