INFO SAWIT, SAMARINDA - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kaltim Dwi Nugraho Hidayanto mengatakan, integrasi sawit-jagung bisa saja dikembangkan untuk mendukung terwujudnya ketahanan pangan.
Menurutnya, komoditas yang cocok ditanam di Kaltim d isamping jagung adalah kelapa sawit. Seperti Malaysia dimana perkebunan kelapa sawitnya sangat pesat karena itu tidak ada salahnya integrasi sawit dengan jagung bisa dicoba.
"Dengan integrasi sawit dan jagung nantinya akan menjadi keragaman asupan korbohidrat, jangan hanya beras tetapi juga ada jagung, ada singkong begitu juga dengan panganan lain," ujarnya, seperti dikutip Bisnis.com.
Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Etnawati berpendapat pada prinsipnya rencana gerakan integrasi sawit dengan jagung yang digagas Menteri Pertanian Amran Sulaiman disambut baik dan itu sangat potensial karena lahannya sudah ada.
"Saat ini kebun kelapa sawit di Kaltim sudah lebih satu juta hekatare. Kalau memang itu mau digarap tentu sangat potensial, apalagi hal itu bisa dikerjasamakan dengan swasta. Kita segera melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Perkebunan di kabupaten/kota untuk menyikapi rencana integrasi sawit dengan jagung," kata Etnawati.(T2)







