MAMUJU UTARA – Perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam menjalankan program corporate social Responsibility (CSR) diharapkan memperhatikan sektor pengembangan pendidikan. Demikian dikatakan Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat, Lukman Said, Kamis (6/11/2014).
Menurutnya, sebagaimana melansir Antara Sulsel, saat ini Mamuju Utara telah memiliki empat perusahaan sawit. Sehingga jika program CSR diarahkan untuk pengembangan pendidikan maka beban APBD akan menjadi ringan.
Meskipun ia tidak memungkiri, bahwa perkebunan sawit PT Astara Group selama ini telah menyalurkan kegiatan CSR, namun untuk membantu sektor pendidikan perlu ditingkatkan lagi.
“Kegiatan CSR merupakan suatu program perkebunan kelapa sawit yang berupa bentuk kerjasama atau bantuan kepada masyarakat sekitar perkebunan. Program ini muaranya untuk menjalin hubungan kerjasama dengan masyarakat dan pemerintah daerah,” ujarnya. (T3)










