Berita Lintas
sawitbaik

MANFAAT PROGRAM PLASMA BAGI KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN LINGKUNGAN



MANFAAT PROGRAM PLASMA BAGI KESEJAHTERAAN SOSIAL DAN LINGKUNGAN

Peranan Perusahaan Perkebunan kelapa sawit di kancah nasional, patut mendapat apresiasi. Pasalnya, keberadaan perusahaan perkebunan kelapa sawit memberikan kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan pekerjaan baru, melestarikan lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan sosial dan lingkungan.

Berbagai aksi nyata korporasi perusahaan perkebunan kelapa sawit untuk masyarakat sekitar perkebunan di berbagai pelosok daerah di Indonesia, telah membantu tumbuhnya kekuatan swadaya masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Secara nyata pula, kehadiran perusahaan perkebunan kelapa sawit di daerah, ikut menyertakan tumbuhnya industri dan jasa lainnya.

Masyarakat sekitar perkebunan kelapa sawit milik perusahaan, biasanya terlibat aktif dalam pembangunan perkebunan kelapa sawit di daerahnya. Sebab, perusahaan perkebunan kelapa sawit, sejak awal pembukaan kebun sawit memiliki kewajiban untuk mengembangkan lahan seluas 20% dari areal lahan perkebunan milik perusahaan.

Kewajiban mengembangkan lahan kelapa sawit milik masyarakat oleh perusahaan, tidak pula bisa dilakukan secara sembarangan. Berdasarkan regulasi yang ada, perusahaan harus mengajak kerjasama masyarakat seputar kebun. Biasanya, kerjasama dengan lahan milik masyarakat, masuk kedalam skema kemitraan dengan perusahaan.

Menjadi mitra perusahaan, juga tidak bisa dilakukan secara individu petani, melainkan harus berhimpun dalam suatu wadah koperasi. Bersatunya petani kelapa sawit dalam wadah koperasi petani, memiliki kekuatan secara hukum pula, untuk melakukan kerjasama secara terbuka dan bertanggung jawab, dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Kerjasama kemitraan dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit, memiliki tujuan utama menyejahterakan anggota koperasi yang memiliki profesi sebagai petani. Alhasil, transparansi memiliki peranan penting dalam memajukan koperasi yang menyejahterakan anggotanya.

Seperti grup Bumitama Gunajaya Agro yang memiliki perkebunan kelapa sawit di Provinsi Kalimantan Tengah. Keberadaan Grup BGA di Kabupaten Kotawaringin Barat, sejak tahun 2006 hingga dewasa ini, telah aktif mengajak masyarakat sekitar perkebunan, untuk terlibat membangun perkebunan kelapa sawit di wilayahnya.

Lantaran selalu berkolaborasi  . . .