ABUJA – Ketua Kelompok, Rantai Pasok Kelapa Sawit, dalam Federasi Kementerian Perkebunan dan Pengembangan Daerah Pedesaan, Dickson Okolo menyatakan, Nigeria telah menghabiskan sekitar US$ 500 juta dalam kegiatan impor produk-produk perkebunan setiap tahunnya.
Dikabarkan, All Africa, dalam presentasinya pada Simposium Hari Makanan Sedunia 2014 di Abuja, Okolo menjelaskan bahwa pengeluaran dana yang besar tidak boleh terus dibiarkan, terlebih Nigeria adalah penghasil komoditas kelapa sawit terbesar ke empat sedunia. (T4)










