INFO SAWIT, PASIR PANGARAIAN- Truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa sawit yang kerap over tonase tanpa menggunakan jaring pengaman kini banyak bebas melintas di jalan raya, kawasan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).
Sejumkah warga menilai, dinas dan instansi terkait terkesan tutup mata dengan fenomena tersebut. Sementara truk over tonase sangat bahaya ketika melintas di jalan raya. Apalagi muatan truk angkut TBS sudah over dan lebihi kafasitas angkut tonase jalan.
Ihsan (42) Warga Dalu Dalu Kecamatan Tambusai menyayangkan tidak adanya pengawasan truk pengangkut TBS kelapa sawit dari Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubkominfo) Rohul maupun pihak Kepolisian.
"Itu sudah sangat berbahaya, bisa-bisa kendaraan terbalik. Atau ada buah jatuh menimpa pengendara lainnya ataupun buah terjatuh dan menimpa orang atau lainnya," tegas Ihsan, Kamis seperti dolansir halloriau.com.
Kekhawatiran juga disampaikan Harun (34). Warga Kecamatan Rambah Hilir ini mengharapkan Pemkab Rohul menegur pemilik truk pengangkut TBS sawit yang sudah oper tonase, apalagi tidak pakai jaring pengaman."Truk pengangkut TBS sawit over tonase dan tidak pakai jaring juga kerap terlihat di Kota Pasir Pangaraian, ibukota dari Kabupaten Rohul," ungkapnya. (T2)







