INFO SAWIT, PENAJAM – Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) berencana mengalihkan jalur angkutan Crude Palm Oil (CPO) atau minyak kelapa sawit mentah di jalan khusus yang bakal disediakan oleh Pemkab. Hal itu diungkapkan Bupati PPU, H, Yusran Aspar saat memimpin rapat pembahasan rencana pengalihan arus lalu lintas jalan CPO, bersama SKPD terkait, Polres, serta beberapa perwakilan perusahaan diantaranya PT Agro Indomas (AI), PT. Gali Makmur Kalimantan (GMK), PT. Mega Hijau, Sumber Bunga Sawit Lestari (SBSL), PT. Muara Toyu Subur Lestari (MTSL), belum lama ini.
Menurut bupati, saat ini Pemkab PPU sedang membangun jalan pintas dari jalan simpang Silkar menuju pelabuhan Benuo Taka. Jalan ini dibangun dengan lebar kurang lebih 20 meter dengan panjang 10 kilometer lebih. “Sekarang Pemkab sedang mengalami kesulitan dalam pembiayaan untuk pembangunan proyek ini, jadi Pemda melakukan cara swakelola melalui UPT PU. Saat ini panjang jalan yang sudah dikerjakan sekitar 3 kilometer lebih,”jelasnya seperti dilansir korankaltim.com.
Ia berharap swasta dapat memberikan bantuan kepada pemerintah sehingga jalan tersebut bisa dikerjakan dengan cara gotong royong. Langkah itu merupakan alternatif terbaik untuk akses menuju ke pelabuhan. Jadi, perusahaan-perusahaan seperti PT. AI, PT. GMK, PT. SBSL dan PT MTSL dapat menggunakan jalan ini, karena dapat memperpendek jarak tempuh.
“Ke depan, menjadi tugas kami untuk meningkatkan kenyamanan pada jalan tersebut sehingga menjadi jalan andalan atau jalan poros untuk kawasan industri menuju pelabuhan Benuo Taka. Kami berharap perusahaan-perusahaan dapat membantu dengan segera karena saat ini UPT PU sedang bekerja,”ujar Yusran.(T2)







