INFO SAWIT, JAKARTA - Sejak 2015, Henkel telah mendukung program 5 tahunan terkait penerapan prinsip berkelanjutan di provinsi Kalimantan Barat, Indonesia. Mulai awal tahun ini, BASF bergabung sebagai mitra industri. Program petani kecil sawit ini diterapkan oleh Solidaridad bekerja sama dengan mitra mereka; Good Return dan Credit Union Keling Kumang (CUKK).
Organisasi nirlaba dari Australia, Good Return, melatih dan mendukung pengajar dalam melakukan pelatihan serta terus mendukung kegiatan-kegiatan petani hingga selesai. Para pengajar merupakan karyawan dari CUKK, perusahaan kredit daerah terbesar kedua di Indonesia. Melalui program ini, Solidaridad bersama dengan mitra mereka ingin membangun rantai pasok minyak sawit dan minyak inti sawit berkelanjutan agar dapat meningkatkan taraf hidup petani kecil sawit sehingga produk mereka dapat memenuhi standar dari Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Dari sekitar 5,500 petani yang dijangkau oleh program ini, 1,600 dari mereka akan belajar aspek-aspek berbeda dari contoh praktik pertanian terbaik (GAP) melalui pelatihan langsung seperti pengukuran tingkat keberhasilan perkebunan berkelanjutan serta cara meningkatkan hasil panen. Lebih lanjut, sekitar 3,900 petani kecil sawit tidak hanya dapat dijangkau melalui efek berganda, tapi juga melalui hari lapang petani dan sms di telepon seluler mereka. Program ini akan menjangkau sekitar 16,000 hektar area.
Dikatakan Coporate Senior Vice President Laundry & Home Care business unit dan Deputy Chairman of Henkel’s Sustainability Council, Thomas Müller-Kirschbaum, pihaknya ingin mengubah pasar dengan cara membangun industri minyak sawit berkelanjutan. "Agar dapat melakukan hal tersebut, kami membutuhkan solusi dan program-program yang dapat meningkatkan produktivitas panen petani kecil sawit – dan kami memberikan kontribusi dengan cara mendukung program-program mitra daerah setempat,” ujarnya dalam rilis yang diterima InfoSAWIT, belum lama ini.
Sementara Senior Vice President, BASF Personal Care Europe, Jan-Peter Sander mengatakan, BASF merupakan salah satu produsen global terbesar bahan baku industri kosmetik dan industri rumah tangga serta benang penghubung dalam rantai pasok minyak sawit dari petani kecil kepada konsumen. "Kami percaya bahwa kami dapat menemukan solusi sertifikasi produk-produk sawit berkelanjutan dengan cara bekerja bersama untuk menjaga kelestarian hutan dan meningkatkan kondisi hidup masyarakat di daerah perkebunan,” ujar. (T2)










