INFOSAWIT, SERUYAN - Kerjasama konservasi dan perlindungan orangutan antara PT SMART Tbk dengan Orangutan Foundaton International (OFI) yang disepakati bulan Oktober 2011 silam, menjadi jalinan awal dari eratnya kerjasama antara korporasi perkebunan kelapa sawit dan pulp&paper dengan OFI. Menurut Founder OFI, Dr Birute, dukungan yang didapatnya berasal dari salah seorang petinggi pemerintahan waktu itu, Dino Pati Djalal, yang mempertemukannya dengan pemilik korporasi GAR.
Pelepasliaran orangutan kembali ke hutan secara perdana melalui program Friends of The Orangutan ini, dilakukan pada tanggal 21 November 2011. Disaksikan oleh Zulkifli Hasan sewaktu masih menjabat Menteri Kehutanan periode 2009-2014 di Seruyan, Kalimantan Tengah. Sebanyak enam individu orangutan jantan, berhasil dilepasliarkan kembali ke hutan. Individu orangutan tersebut bernama, Paiton, Ujang, Gendut, Benson, Bango dan Samsu.
Setahun berikutnya, tanggal 11 Desember 2012, pelepasliaran orangutan kembali dilakukan di Seruyan, Kalimantan Tengah. Sebanyak lima individu orangutan jantan yang diberi nama, Jusman, Jumadi, Russel, Perigi dan Zico berhasil dilepasliarkan kembali ke hutan. Kembalinya lima individu orangutan ini, bersamaan dengan dilakukannya serah terima Camp Release Seluang Mas 1.
OFI juga memberikan training kepada karyawan PT SMART Tbk dan PT APP di wilayah operasional Kalimantan, mengenai penanganan orangutan pada 11-14 Desember 2012.
Awal tahun 2013, tepatnya periode Februari hingga Maret, pelepasliaran orangutan kembali dilakukan di Seruyan, Kalimantan Tengah. Sebanyak sebelas individu orangutan, yang terdiri dari enam berjenis kelamin betina dan lima berjenis kelamin jantan. Jade, Kimba, Liana, Noni, Nanda dan Lidya serta Boim, Manis Mata, Mindow, Unyil Bejo dan Frank adalah nama-nama individu orangutan yang saat itu dilepasliarkan.
Tahap selanjutnya, pada bulan Juni 2013 kembali dilepasliarkan sebanyak sepuluh individu orangutan dan bulan Juni hingga Juli 2014, sebanyak delapan individu orangutan. Sehingga program melepasliarkan orangutan kembali ke hutan genap sejumlah 40 individu orangutan.
“Berkat dukungan dan pendanaan dari GAR, maka pengobatan, perawatan hingga pelepasliaran orangutan sebanyak 40 individu berhasil kami lakukan bersama, sebab itu butuh perjuangan dan kerjasama panjang yang saling membantu,” papar Birute. (T1)
Lebih lengkap Baca InfoSAWIT Edisi Agustus 2016
HTTP://store.infosawit.com







