SANGATTA – Guna memenuhi kebutuhan dasar listrik warga kecamatan Muara Bengkal, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur, pemerintah daerah setempat bekerjasama distribusi listrik sisa dari pabrik kelapa sawit milik PT Telen Prima Sawit (TPS).
Camat Muara Bengkal, Suwandi, sebagaimana dilansir Kaltim Post, Kamis (11/9), mengatakan kerjasama itu terwujud dengan dilakukan penandatanganan Purchase Power Agreement (PPA) Excess Power atau perjanjian jual beli listrik sisa dari pabrik kelapa sawit PT Telen Karangan dan PT Telen Prima Sawit Kecamatan Muara Bengkal, pada 3 September lalu.
"Kenyataan ini sangat menguntungkan bagi masyarakat Muara Bengkal dan sekitarnya yang menerima langsung dampak positif dari penandatanganan kerja sama atau perjanjian jual beli listrik sisa dari pabrik kelapa sawit ini," katanya.
Sementara pengelola kelistrikan GM PLN Wilayah Kaltim dan Kaltara Machnison Masrie, menjelaskan, nantinya kelebihan listrik dari pabrik sawit tersebut akan dialirkan ke Kecamatan Karangan dan Muara Bengkal. Pada tahap awal, besarnya listrik yang dialirkan dari setiap pabrik sekitar 200 sampai 300 kilowatt (kW). Lantas tahun berikutnya akan ditingkatkan menjadi 700 sampai 900 kW.
Sedangkan untuk proses penyaluran listriknya masih menunggu penyelesaian pemasangan jaringan tegangan menengah (TM) 20 kilovolt (kV), yang ditargetkan oleh PLN selesai awal 2015. Panjang sekitar 20 kilometer di Karangan dan kurang lebih 18 km di Kecamatan Muara Bengkal. (T3)










