INFO SAWIT, BANJARMASIN - Sebanyak 30 siswa SMK Pertanian dari perwakilan 8 SMK Perkebunan se-Kalsel mengikuti pelatihan teknologi dan manajemen kebun kelapa sawit di SPP Banjarbaru angkatan VIII, Senin.
Seluruh peserta mengikuti pelatihan selama 13 hari efektif dengan 108 jam yang meliputi pelatihan kompetensi kecakapan SDM dan manajerial, kompetensi teknis budidaya sawit disertai praktik dan magang di perusahaan dan lapangan.
Siswa siswi yang mengikuti pelatihan ini merupakan putra putri petani kelapa sawit.
Menariknya disamping dibekali materi dan praktik terkait dunia perkebunan kelapa sawit, siswa peerta juga dibekali latihan pengembangan diri out bond (ice breaking) dan kesamaptaan layaknya pendidikan. Seluruh peserta siswa pun tampil dengan rambut dipelontos.
"Pelatihan ini kerjasama Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Medan dengan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit dengan pembekalan kompetensi pengembangan diri, kompetensi teknis budidaya sawit, praktik dan juga magang," ucap pimpinan program Koordinator Kelompok Kompetensi manajemen produksi tanaman LPP Medan, Aries Sukariawan, seperti dilansir banjarmasinpost.co.id.
Nantinya anak petani yang mengikuti pelatihan ini juga berkesempatan mendapatkan beasiswa anak petani untuk pendidikan jenjang diploma I dan akan dibuka diploma IV industri hilir.
Ketua DPW Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kalsel, Amin Nugroho, berharap setelah mendapat bekal pelatihan intensif tersebut, peserta pelatihan dapat membantu meneruskan dan pengelola usaha petani sawit orangtuanya. (T2)










